Persepsi dan Perilaku Mahasiswa dalam Pendidikan Karakter: Studi Deskripsi di FKIP Unma Banten Tahun 2013

  • Ade Hidayat Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Keywords: Mahasiswa, Pendidikan Karakter, Perilaku, Persepsi

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui persepsi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mathlaul Anwar Banten terhadap pendidikan karakter dalam pelaksanaan visi FKIP Unma Banten, (2) mengetahui strategi penerapan visi FKIP Unma Banten, (3) mengetahui perilaku mahasiswa sebagai proses dan hasil penerapan visi FKIP Unma Banten tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di FKIP UNMA Banten pada bulan Juli sampai September 2013. Penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari mahasiswa, dosen dan pimpinan FKIP Unma Banten. Teknik pengambilan responden yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman responden mengenai penjabaran visi unggul dan berakhlakul karimah sangat beragam. Namun disepakati sebagai kriteria ideal dan normatif dalam kepribadian pendidik, yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa FKIP sebagai calon guru. Penjabaran visi unggul dan berakhlakulkarimah berarti keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ yang diaplikasikan dalam pemikiran, sikap,maupun perilaku keseharian yang mengarah pada perubahan positif bagi dirinya dan orang lain atau masyarakat.(2) Untuk membentuk calon pendidik yang unggul dan ber-akhlakul karimah, pendidikan karakter dilaksanakan secara bertahap melalui kurikulum, program dan kebijakan, pembentukan lingkungan yang sehat dan kondusif, keteladanan serta pengawasan. Pendidikan karakter walau bukan suatu mata kuliah khusus, tetapi harus terintegrasi dalam kurikulum dan pengajaran, dalam aplikasinya dibutuhkan figur dosen sebagai teladan bagi mahasiswa. (3) Pendidikan karakter islami (akhlakul karimah) dalam segi fisik sudah dijalankan, seperti diatur melalui kebijakan berpakaian, tetapi pendidikan karakter juga terhambat karena perilaku non-edukatif seperti membuang sampah sembarangan, kecurangan mahasiswa dalam ujian dan tugas yang dianggap wajar, gratifikasi kepada dosen maupun staf demi mendapat nilai yang diinginkan mahasiswa, perilaku vandalisme, sampai plagiarisme. FKIP belum menetapkan kriteria resmi evaluasi pendidikan karakter, sehingga penilaian keberhasilan hanya sampai pada pengamatan individual. Mahasiswa belum menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah secara optimal, karena kurang paham atas makna akhlakul karimah, belum terbentuknya kesadaran pribadi ditambah belum ada contoh yang bisa diteladani, serta kurang ada sosialisasi lebih lanjut terkait kebijakan dan program.

References

Abdullah, Y. (2007). Studi Akhlak Dalam Perspektif Al Qur’an. Jakarta: Sinar Grafika Offset.

Asmani, J. M. (2011). Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kurikulum, Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pedoman Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kurikulum, Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter (Berdasarkan Pengalaman di Satuan Pendidikan Rintisan). Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mathla’ul Anwar. (2013). Buku Pedoman Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tahun 2013/2014.

Husaini, A. (2007). Pendidikan Karakter: Penting Tapi Tidak Cukup! [online]. Tersedia: http://www.academia.edu/3779494/PENDIDIKAN_KARAKTER_Penting_Tapi_Tidak_Cukup [12 Mei 2013].

Husin, S. A. H. (2003). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani, dalam sistem pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Johnson, D. P. (1986). Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Jakarta: Gramedia.

Koesoema, D. (2007). Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Nursyam. (2009). Panduan Penilaian Akhlak Mulia dan Kepribadian SMAN 78 Jakarta [online]. Tersedia: http://sman78-jkt.sch.id/sumberbelajar/dokumen/PAN-DUAN%20PENILAIAN%20AKHLAK%20MULIA%20DAN%20KEPRIBADIAN.pdf [12 Mei 2013].

Sunarto, K. (2004). Pengantar Sosiologi (edisi revisi). Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Santrock, J. (2007). Lifespan Development (Perkembangan Masa Hidup). Jakarta: Erlangga.

Surya, M. (2010). Profesionalitas Guru Berbasis Keunggulan dan Karakter. Jurnal Wacana Pendidikan STKIP Garut, 5(6), 1-4.
Sutopo, H. B. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. (2009). Bandung: Focus Media.
Published
2013-10-10
How to Cite
Hidayat, A. (2013). Persepsi dan Perilaku Mahasiswa dalam Pendidikan Karakter: Studi Deskripsi di FKIP Unma Banten Tahun 2013. Jurnal Etika Dan Pekerti, 1(2), 1-12. https://doi.org/10.30653/jep.201312.15
Section
Articles